
Wuling Motors resmi meluncurkan kendaraan hibrida pertamanya di Indonesia, Wuling Almaz Hybrid. Sesuai namanya, medium SUV ini merupakan perpaduan antara dua jenis sumber tenaga, yaitu mesin konvensional dan motor listrik. Ini membuat laju kendaraan lebih bertenaga, hemat bahan bakar, dan minim emisi.
Brand and Marketing Director Wuling Motors Dian Asmahani menjelaskan, Wuling Almaz Hybrid mengaplikasikan multi-mode hybrid performance yang terdiri dari EV mode, series hybrid, dan hybrid parallel.
Pada EV mode, roda digerakkan oleh motor listrik yang mengambil energi listrik dari baterai ternary lithium. Sementara itu, dalam mode series hybrid, roda tetap digerakkan oleh motor listrik, namun mesin bensin beroperasi mengisi daya listrik pada baterai melalui motor generator. Performa maksimal dihasilkan pada mode hybrid parallel di mana mesin bensin dan motor listrik beroperasi untuk menghasilkan daya penggerak roda secara bersamaan.
Sistem ini bekerja secara otomatis menyesuaikan kondisi baterai, kebutuhan daya, serta kondisi jalan,"
Product Planning Wuling Motors Danang Wiratmoko menjelaskan, adanya multi-mode hybrid performance ini menjadi pembeda utama Wuling Almaz Hybrid dibandingkan dengan kendaraan hibrida lainnya yang sudah lebih dahulu hadir.
“Secara garis besar, kelebihannya Wuling Almaz Hybrid ini punya macam-macam mode berkendara yang secara otomatis disesuaikan dengan kendaraan dan jalan. Jadi sudah dipikirkan semua sama mobilnya, pengguna tinggal pakai saja seperti memakai mobil matic,”
Wuling Almaz Hybrid dibekali dengan mesin bensin berkonfigurasi 4-silinder yang berkubikasi 2.000 cc. Mesin tersebut menghasilkan daya maksimal 123 hp dan torsi sebesar 168 Nm. Selain itu, terdapat motor listrik yang berkompetensi memproduksi tenaga 174 hp dan torsi 320 Nm. Tidak ketinggalan, ada juga baterai ternary lithium berkapasitas 1.8 kWh.
Wuling Almaz Hybrid juga didukung fitur perintah suara pertama yang menggunakan bahasa Indonesia yaitu Wind untuk pengoperasian beragam fitur dengan kata kunci "Halo Wuling".